Perencanaan Strategi Teknologi Informasi (Australian Universities and Brown Universities)

IT Strategic Planning atau dalam bahasa indonesia disebut dengan Perencanaan Strategi Teknologi Informasi. Ada apa dengan hal tersebut? Intinya merupakan blue print atau rancangan untuk membangun atau menggunakan teknologi informasi. Mengapa perlu adanya suatu perencaan? Tentu agar berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan dan tepat guna sesuai dengan organisasinya atau instansi yang ada di dalamnya. Dalam artikel ini, sama seperti yang ada di judul, akan membahas mengenai perencanaan strategi teknologi informasi pada  Australia  Universities dan  Brown Univesities.

Pada perencanaan strategi tekonologi informasi di Australian Universities ditujukan untuk research menegement, hak atau keadilan, modal pembangunan dan lainnya, baik untuk tiap fakultas atau divisi di universitas tersebut. Dokumen tersebut mencatat keseluruhannya namun tidak memeriksa atau menguji secara mendetail. Hal tersebut dikarenakan banyaknya variasi dengan keadaan yang berbeda di tiap universitas yang ada di Australia. Di dokumen ini hanya menjelaskan perbandingan menggunakan metode HEFCE dan DETYA dalam perencaannya. Dokumen ini lebih mengupas secara umum mengenai perencanaan strategi teknologi informasi pada univesitas-universitas yang ada di Australia seperti, Monash, UWA, Melbourne.

Dokumen untuk perencanaan strategi teknologi infomasi yang ada pada Brown Universities mencantumkan beberapa tujuan diadakannya teknologi informasi di universitas tersebut. Tujuan tersebut antara lain :

  1. Berusaha mendirikan pusat penelitian lanjutan dengan RI dan mitra lainnya
  2. Merencanakan dan menjalankan video conference yang canggih dan global media atau layanan media baru untuk fakultas dan mahasiswa.
  3. Meningkatkan standar pengajaran dengan memanfaatkan teknologi
  4. Meningkatkan pelayanan, dukungan dan pelatihan komputasi yang canggih
  5. Membuat proposal untuk menyebarkan pelayanan komputasi yang super di Brown
  6. Memulai membuat divisi sendiri untuk mengajarkan di fakultas
  7. Memperluas kemampuan jaringan hingga 10GB untuk memfasilitasi penelitian dan akses data.

Selain itu juga dijelaskan bagaimana mereka menangani jika terdapat bencana alam yang merusak peralatan teknologi infomasi pada universitas tersebut. Terdapat juga penjelasan rencana penggantian atau perawatan berkala untuk peralatan-peralatan mereka, sehingga terawat dengan baik.

Dari dua perencanaan strategi teknologi informasi tersebut tentu saja Brown lebih detail karena dia membahas secara lengkap apa saja yang akan dilakukan untuk membangun teknolgi infomasi yang ada di universitas Brown itu sendiri, sedangkan untuk dokumen yang pertama menjelaskan secara umum bagaimana perencanaan strategi infomasi pada universitas-universitas yang ada di Australia. Perencanaan yang mendetail seperti pada dokumen yang digunakan oleh Brown Univesities tentunya lebih mendukung terlaksananya rencana karena mempunyai tujuan-tujuan yang jelas dan tentunya telah disesuaikan dengan visi misi universitas itu sendiri.

Perencanaan Strategi Teknologi Informasi (Australian Universities and Brown Universities)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s