Apa Kabar Hati?

Apa kabar hati? Bagaimana kabarmu hari ini?

Wahai hati, aku tau saat ini kau tidak dalam keadaan sehat, tidak dalam keadaan yang ceria seperti biasanya, tapi ku harap kau masih bisa bertahan, masih bisa membantu sang otak untuk tetap tersenyum.

Wahai hati, berapa banyak luka yang telah ku goreskan padamu? Sungguh tak bermaksud ku melakukan itu, tidak pula ku berharap melukaimu. Hanya saja aku tak mampu melawan saat luka itu tergores padamu. Ku tau perlahan luka itu akan membaik walau terkadang tetap akan ada bekas padamu.

Wahai hati, ku tau kau kuat untuk menghadapi semua ini, semua yang pernah kita lalui bersama. Suka, duka, canda, tawa, tangis, haru, semua hal itu membuat diriku semakin dewasa. Engkau yang terus ditempa, terus terluka tidak serta merta menjadi tak berdaya, bahkan menjadi lebih indah dan berharga.

Wahai hati, maafkan aku yang terkadang lalai menjaga dirimu. Setitik noda yang terkadang mencoreng dirimu, memudarkan kesucianmu yang diberikan oleh-Nya. Maafkan aku yang terlupa menempatkan level-level yang seharusnya telah ditentukan oleh-Nya. Maafkan aku yang tak dapat tetap membiarkanmu seperti saat awal kita bertemu.

Terimakasih hati, kau masih ada dalam diriku, masih ada dalam kehidupanku, untuk terus mengingatkanku. Memberikan rasa simpati, empati, haru, kagum, tersentuh, dan lainnya. Menjadikanku manusia yang benar-benar manusia.

Apa kabar hati? Ku tau kau masih ada di dalam diri.

Apa Kabar Hati?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s