Kenangan dari Praktikum Intensif… (bagian 2 – ending –)

Kami berlima (yang ce semua) pada ribut aja saat praktikum,, tanya ini itu,, ributin hal yang kadang itu g penting,, makan terus,, kadang juga ngobrol,, yang diem aja tuh si Toni,, mungkin karena dia cowok sendiri kali ya…. tapi justru karena cowok sendiri jadi sasaran terus… seperti saat materi router (yang g mudeng ya maaf ya… pokoknya ini tentang something yang menjadi perantara antara komputer satu dan yang lain agar dapat berkomunikasi) mas Yopie memberikan contoh kasusnya seperti ini :

“Misal ya,, Toni sebagai komputer1, KiMil(Mila) jadi komputer2, Opi jadi Router,, Toni ingin menghubungi KiMil,, karena Opi cemburu ma Mila, si Opi g mau menghubungkannya,, tapi Toni masih bisa menghubungi komputer yang lain (menurut pendapat kami, mungkin karena komputer yang lain itu laki2 jadi Opi g cemburu… hahahahaha) nah klo kasusnya kayak gini gmn?”

Hm,, pokoknya praktikum ini tak terlupakan,, n selalu membuat kangen….. kangen suasananya… kelompok kami kelompok yang paling rame…. bahkan mas Yopie kapok ngasi soal rebutan karena bisa2 terjadi kerusuhan di depan papan tulis karena kami saling berebut dengan semangatnya (namanya juga rebutan,, meski ternyata jawabannya hanya 1 yang benar dari 3 soal,, hahaha).

Ending dari praktikum kami jalani dengan ”indah”,, dengan presentasi yang alhamdulillah bisa dibilang sukses karena kami tidak terpaku oleh buku, langsung ke kasus, lumayan hafal perintah2nya, waktu yang pas (tidak lebih), kekompakkan kami, dan kami kami lancar melakukannya,, meski saat simulasi mas Yopie sepertinya ragu kami akan berhasil.. karena simulasinya belum maksimal and ada yang belum disimulasikan… tapi…. kami berhasil kok…. (ya meski saat pertanyaan kami jawabnya asal dilogika aja,, na wong tanyanya “klo lupa password, seerver lihatnya dimana?” ada yang tanya “3 paket samba itu perbedaannya apa” aduh… materi banget sih, kita kan gi praktek ya bu’,, satu pertanyaan terakhir kami tidak keberatan karena emang masuk materi kami n kami berhasil menjawab,,) prinsip kami : “klo kalian ngibarin bendera putih (damai atau tanya-nya yang mudah dan tidak aneh2) kami pun akan ngibarin bendera putih,, tapi klo ngibarin bendera perang(membantai dengan pertanyaan,, apalagi yang aneh2) kami pun akan mengibarkan bendera perang” dan kami melakukannya… sapa suruh mbantai kelompok kami,, meski kami sering ribut n rame terus di kelas,, kami mudeng kok,, kami juga bisa “membantai dengan pertanyaan2 yang berbobot bahkan pertanyaan yang menjebak!” maaf ya… kelompok yang terbantai….

Kesan teman2 saya : “mau lagi deh praktikum kayak gini,, tapi klo asistennya mas Yopie”

Keberhasilan praktikan tergantung dari asisten lab-nya… klo asik ya cepet mudeng klo g asik ya met bosen deh(akhirnya g mudeng),,,😛

Kosa kata :

Mudeng = mengerti

Kenangan dari Praktikum Intensif… (bagian 2 – ending –)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s