Wedang Ronde dan Nasi Kucing

Wedang Ronde dan Nasi Kucing,, bagi-ku 2 hal yang membuatku ingat Jogja, walaupun masih banyak juga hal2 yang tentunya mengingatkanku dengan kota yang satu ini, tapi 2 hal ini mengingatkan kepada kebersamaanku dan teman2 kos-ku(GBpan-ers –Gampingan Baru nomer delapan— ) saat SMA.

Wedang Ronde, pertama kali aku menikmati minuman yang satu ini ya saat di kos bareng GBpan-ers. Saat itu malam hari lagi asik duduk aja di teras depan GBpan,, terus salah satu dari kami beli wedang ronde gitu… dari situ deh aku merasakan wedang rende itu seperti apa. Tapi ya yang paling bikin kangen tu bareng2 ma para GBpan-ers yang masing2 kini pertualang meraih cita-cita, (teman-teman… aku kangen banget ma kalian…. Miss u(all GBpan-ers) so….. ).

Sama seperti wedang ronde,, nasi kucing sangat kental hubungannya dengan para GBpan-ers (sebenarnya lucu lho klo GBpan dijadiin novel… ayo siapa GBpan-ers yang mau mengabadikan kisah-kisah kita ke sebuah buku??? Aku mau deh beli… hehhee…..). Waktu awal-awal menginap di GBpan, diajakin makan nasi kucing,, dalam hati bertanya “kayak apa ya itu??? Kok namanya nasi kucing”. Benar2 bukan orang Jogja jadinya ya gak ngerti harus gimana, ya ngikut aja,, sama aja kayak teman2….

Hehehehe…. Tapi…………….. jangan salah… nasi kucing itu sangat berjasa jika uang anak kos sudah mulai menipis, dengan harga yang murah meriah dah bisa makan deh dengan kenyang… hohoohoo…..

Terkadang meski lagi gak “kanker (kantong kering)”, nasi kucing tetaplah makanan yang ngangenin…. Hehehe… di GBpan, nasi kucing itu ada 2,, kucing sapi dan kucing andini/pak totok,, jangan bingung dulu… ini merupakan “kode” untuk masuk GBpan,, g dink… ini “kode” untuk menunjukkan dimana harus beli nasi kucing yang di pesan (biasanya da yang pada nitip gitu deh). Kucing sapi : jika beli di deket pasar sapi (waktu itu, sekarang jadi pasar klitikan, entah masih jual pa gak ya tu angkringan… ). Kucing andini/pak totok: jika beli nasi kucing di jalan lembu andini, yang jual namanya Pak Totok. Hal yang paling biasa terdengar jika waktu sudah mulai senja “mau beli makan di mana? Kucing sapi apa kucing andini/pak totok? Nitip dunk…” kemudian terjadilah transaksi yang jelas sangat tidak illegal. Kadang disinilah bakat sebagai akuntan muncul setelah titipan datang dan kemudian hitung-menghitung uang kembalian. Hahaha… lebih heboh klo pas waktu bulan Ramadhan…. Seru banget deh…. Melihat para akuntan beraksi, hehehee…. Tapi santai akuntannya ada yang dah di bidangnya (kan ada bendahara MPK dan OBTB saat itu…. Hohohooo…. Semua berkumpul di GBpan… GBpan gitu… hohohoho….. ^o^)

Jadi makin kangen deh…. Hiks….

Wedang Ronde dan Nasi Kucing

2 thoughts on “Wedang Ronde dan Nasi Kucing

    1. aq dah kunjungi blog-nya lho…. ^-^ semangat menulis!!! hehe… (ni yang ngomong malah tidak melakukan,, ^-^V)
      kapan2 ke Jogja…. main ke UII hehehe…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s